08 Agustus 2016

My Network Marketing Business ( Tiens Syariah International)

Berawal dari kebingungan saya akan mencari sebuah pekerjaan yang sesuai dengan apa yang saya inginkan (Bebas dan tidak terikat oleh perusahaan apapun) . Perlu anda ketahui bahwa kepribadian saya sama sekali tidak ingin menjadi seorang kariyawan itulah yang membuat saya susah untuk mendapatkan pekerjaan, alasan saya pribadi mengapa saya tidak ingin menjadi seorang kariyawan sebab saya tidak suka di perintah – perintah oleh orang lain, dan pada dasarnya hidup cuma sekali, jadi saya ingin betul – betul memanfaatkannya.

Pada saat itu saya mencari cari di internet jawaban dari kebingungan yang menimpah saya, dengan cara membuka youtube dan mensearch  motivator – motivator yang sudah sukses untuk mempelajari kiat-kiat kesuksesan mereka, dari situlah saya mengenal banyak motivator ternama di indonesia dan di luar negeri, seperti Bong Chandra, Marry Riana, James Gwee, Tung Dasem Waringin, Antonio Robbins, Jaya Wijaya, Ippho Santosa, dan banyak lagi. Dari semua motivator ini kebanyakan menyarankan untuk berbisnis, sebab hal yang membuat mereka mencapai keberhasilan selain menjadi seorang motivator adalah mereka ternyata memiliki latar belakang seorang pengusaha, dengan bidangnya masing-masing, seperti Bong Chandra seorang motivator termuda no 1 asia, selain itu beliau juga seorang penulis dan develover property, yang sangat sukses di usianya yang mudah. Saya sangat banyak belajar dari mereka tentang arti sebuah kehidupan dan pikiran atau mental yang harus kita punyai sebelum dapat menjadi orang sukses.

Ketika saya pikir-pikir, ternyata bisnis sangat sesuai dengan kepribadian saya yang tidak suka terikat dan di atur-atur oleh perusahaan orang lain. Setelah itu saya sudah tau apa yang harus saya lakukan yaitu adalah membuka usaha sendiri. Tapi saya kembali bingung akan bisnis apa yang cocok untuk saya dirikan. Selain itu saya mempunyai kendala yaitu tidak mempunyai modal. Lama akan memikirkan hal itu, setiap kali saya sholat saya selalu berdoa agar saya di berikan jalan kesuksesan di usia saya yang muda. Sebab menurut saya apa gunanya sukses ketika umur sudah tua???, saya selalu berpikir apakah ada sebuah bisnis yang di mana tidak membutuhkan waktu lama untuk sukses dan memperoleh kebebasan uang dan waktu.

Pada bulan januari 2016, sayapun akhirnya menemukan jawabannya, ketika itu saya duduk di halaman depan sebuah masjid yang bernama Masjid Al-Markas Maros. Pada saat itu saya sedang membaca sebuah buku yang berjudul Beyond The Inspiration Karya Ust. Felix Siauw, tiba – tiba saya di hampiri oleh seorang pemuda yang menyapa saya dengan ramahnya. Lama bercerita diapun menawarkan saya sebuah peluang usaha yang di mana hanya membutuhkan modal kecil tapi kalau serius di jalan kan selama 2 – 3 tahun maka akan memberikan penghasilan yang sama bahkan melebihi perusahaan – perusahaan konvensional atau bisnis Frenchise lainnya.

Orang menyebut hal ini dengan sebutan Bisnis Personal Frenchise atau Network Marketing dan kita di indonesia menyebutnya dengan nama MLM atau Multy Level Marketing, sebelumnya sebenarnya saya sudah mengetahui tentang bisnis semacam ini sebab saya sudah pernah di prospek 2x oleh teman saya yang telah menjalankan bisnis serupa tapi beda perusahaan nama perusahaannya yaitu MSS (Melia Sehat Sejahtera), namun entah mengapa saya kurang tertarik pada saat itu untuk masuk di MSS, sebab sistemnya yaitu mengunakan sistem binary atau 2 kaki, selain itu saya agak was-was sebab bisnisnya tidak memiliki sertifikat syariah, meskipun mungkin dalam segi produk sudah berlebel halal, tapi saya tetap ragu untuk bergabung sebab saya seorang muslim, dan hal yang saya takutkan adalah sistem pendapatan dari bisnisnya sebab tidak bersertifikat syariah bisa jadi penghasilan yang saya dapatkan nanti adalah riba. Namun berbeda ketika saya di tawarkan oleh orang yang saya tidak kenal tersebut, yang berada di halaman depan Masjid Al-Markas, namun nama perusahaannya kali ini adalah Tiens Syariah International, saya melihat  peluang usahanya dan saya langsung tertarik dan sama sekali tidak ragu untuk bergabung sebab saya melihat ternyata dalam segi bisnis maupun produknya sudah syariah dan halal, di samping itu saya telah melihat buktinya yang telah banyak menyukseskan orang, sehingga mampu memperoleh kebebasan secara financial dan waktu. Selain itu perusahaan ini sudah banyak memperoleh penghargaan international dan telah masuk di bawah naungan APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia).



Pada saat itu saya berpikir mungkin ini jawaban dari Allah akan doa-doa saya sebelumnya, maka saat itu saya sama sekali tidak negative dan langsung join di tempat berpikir apa salahnya saya mencoba?. Entah mengapa kebanyakan orang di indonesia ketika mendengar kata MLM mereka menjadi sangat negative, dan terkadang banyak yang berkata bisnis ini tidak real lah, penipuan lah, dan lain – lain. Kebanyakan dari orang negativepun ketika di tanya “apa yang membuat anda begitu negative terhadap bisnis MLM..?” bahkan banyak dari mereka tidak mampu menjawabnya yang di mana intinya mereka negative entah mengapa? . Banyak orang di luaran sana yang telah menerima informasi salah mengenai MLM, lalu ikut – ikutan menjadi negative pada hal mereka tidak mempelajarinya secara mendalam. Sedangkan Bill Gates saja orang terkaya nomor 1 di dunia pernah mengatakan bahwa “ jika saya harus memulai kembali dari awal bisnis saya maka saya akan memilih Network Marketing (MLM/Multy Level Marketing)"'




Adapun  banyak orang negative di luaran sana yang mengaku telah mengetahui segalanya tentang MLM sebab telah menjalankan MLM lalu gagal dan mereka malah menyalahkan perusahaannya, bukan menyalahkan dirinya sendiri. Perlu anda ketahui bahwa bisnis ini membutuhkan proses pembelajaran selama 5 tahun (Rebert T Kiyosaki), untuk berhasil kita harus menjalankannya sesuai dengan sistem yang ada dan konsisten bergerak di lapangan (Presentasi). Namun banyak orang yang ketika menjalankan bisnis ini tidak sabaran dan ingin penghasilan yang besar dalam waktu singkat (Instan) yaitu 3 sampai 5 bulan saja, yah mana mungkin bisa??? Namanya juga bangun jaringan, mana mungkin cukup kalau waktunya cuma segitu, bisnis ini itu menemukan orang yang tepat untuk di ajak kerjasama, bukan menjadikan orang. Untuk menjalankan bisnis semacam ini kita tidak boleh memilih asal sembarang perusahaan namun kita harus memilih perusahaan yang tepat. Yaitu dengan melihat siapa pemilik perusahaannya?, sudah berapa lama dan besar perusahaannya berdiri?, Marketing Plan dari perusahaannya seperti apa transparankah atau bagaimana?, Kualitas dari produknya seperti apa? Dan banyak lagi.

Setelah saya masuk bergabung di bisnisnya, pada malam harinya saya menghadiri pertemuannya yang di adakan di salah satu hotel yang ada di makassar, dan di sanalah saya melihat bahwa ternyata peluang usaha ini sangat besar. Di pertemuan itu pulalah saya melihat orang-orang yang telah berhasil menjalankan bisnis ini dengan berbagai latar belakang dan umur yang masi sangat muda. Salah satu perbedaan bisnis MLM yang saya jalankan ini dengan MLM lain adalah karena kita mempunyai Support Sistem One Vision (Sekolah Bisnis) yang di mana lingkungannya sangat positive dan kita banyak di ajarkan tentang banyak hal seperti bagaimana membangun aset dengan tepat, berpikir dengan mental kaya, dan banyak lagi. Yang di mana intinya Support Sistem ini  membangun kualitas kepribadian kita. Jadi dengan hal ini bisnis akan berkembang secara cepat.



Saya merasa sangat beruntung berada di lingkungan positive dan bisnis ini. Meskipun penghasilan saya saat ini (2016) belum seberapa besar namun saya yakin akan bisa berhasil di bisnis ini, seperti para leader – leader saya yang lebih duluh menjalankan bisnis ini sehingga saat ini di usia mereka yang masi mudah penghasilan mereka telah mencapai puluhan juta, ratusan, hingga millyaran rupiah setiap bulannya. Dan saya percaya bahwa itulah masa depan saya bebas waktu dan uang. Memang uang bukan segalanya tapi banyak  orang di luaran sana orang bekerja puluhan tahun dari pagi hingga malam demi mencari yang namanya uang serta rela mengorbankan waktunya untuk tidak bersama dengan orang-orang yang mereka cintai, karena kesibukannya mencari yang namanya uang. Apakah itu yang namanya hidup..?, kalau bisa sukses di usia muda kenapa harus menunggu tua. Dengan memiliki kebebasan waktu dan uang di usia mudah kita akan lebih dapat membahagiakan orang-orang yang kita cintai secara maksimal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar