07 Januari 2017

My New Business (Teespring + Facebook Ads )

Tepat sebulan sudah berlalu semenjak saya memutuskan untuk berhenti menekuni bisnis saya yang sebelumnya di bidang Network Marketing atau kita di Indonesia menyebutnya Bisnis “MLM”, yang di mana bagi sebagian orang yang mendengarkan kata itu mungkin akan ilfil atau mungkin negative secara langsung.

Dengan berbagai alasan entah itu, karena perna melihat temannya yang menjalankan dan tidak menghasilkan apa-apa, atau menganggapnya sebagai bisnis tipu – menipu, sebab telah mendapatkan informasi yang salah, dari orang – orang yang tidak mendalami bisnis  MLM, dari orang – orang yang hanya melihat luarnya saja.


 kalaupun orang itu mengaku pemain atau pernah menjalani bisnis MLM, lantas berpikir negative, itu yang salah bukan bisnisnya melainkan orang yang menjalankannya, sebab tidak mengikuti secara betul – betul system yang ada, serta kurang kerja di lapangan (Presentasi), dan jarang memikirkan leher bagian atasnya dalam artian banyak baca buku, dan sebagainya.

Kalau anda berpikir sukses di MLM itu mudah karena, janji – janji yang anda dengarkan, maka anda salah besar, sebab yang namanya bisnis dan kesuksesan “Halal” itu tidak ada yang mudah, termasuk bisnis MLM, yang mau kerja keraslah maka dia yang akan mendapatkannya.

Faktanya ketika saya menjalankan bisnis itu kurang lebih hampir setahun lamanya dan mendalaminya, mengikuti pelatihan – pelatihan atau pertemuan demi pertemuan, di situ saya berfikir sebenarnya bisnis ini sangat layak untuk di jalankan, namun mengapa saya memutuskan untuk berhenti? Itu semua di karenakan modal awal yang saya gunakan adalah uang hasil pinjaman dari bank yang mengandung bunga dalam artian Riba dalam agama islam, saya takut bisnis saya kedepannya ketika saya lanjutkan maka tidak ada keberkahan di dalamnya, meskipun tujuan kita kedepannya sangat baik entah itu untuk bersedekah ataupun amalan – amalan lainnya, menurut sepemahaman saya yang batil tak boleh di campur dengan yang hak, dalam artian kalau sumbernya sudah salah maka yang kedepannya akan percuma. Selain itu ada hal lain yang membuat saya ingin berhenti yaitu karena dari yang saya amati semenjak menjalankannya, hampir dari rata – rata orang (Downline) baru yang saya dan Upline saya rekrut itu masuk dengan cara mengutang dengan mengandung bunga / riba seperti gadai bpkb, emas, atau pun jaminan lainnya, entah itu di bank ataupun di finance pegadaian. Meskipun memang kami tidak memaksa tapi secara tidak langsung saya dan upline sayalah yang membuat orang – orang tersebut untuk berhutang.

Di zaman sekarang ini memang sulit untuk kita dapat terhindar dari yang namanya Riba, saya pribadipun  belum bisa terbebas secara murni, tapi paling tidak dalam pikiran saya dalam hal usaha saya tidak mau modal awal saya itu Riba sebab ini berbicara jangka panjang untuk kedepannya. Sukses tapi tidak berkah itu menurut saya tak ada gunanya, terserah orang lain mau berpikir apa tentang hal itu, entah itu idealis atau apapun saya tidak peduli.

Dalam garis besarnya juga mengapa saya memutuskan untuk berhenti itu di karenakan saya merasa Bisnis MLM bukan Passion saya sebab ketika saya menjalankannya saya orangnya paling malas keluar rumah kalau itu tidak penting, dan ketika saya harus terpaksa keluar bertemu orang – orang baru yang saya tidak kenal, dan memaksakan diri untuk kenalan demi yang namanya kesuksesan, disitu saya merasa tidak nyaman untuk menjalankannya sama sekali, itulah sebabnya penghasilan saya tidak seberapa saat menjalankannya.

Dari yang saya pelajari passion (hasrat) itu adalah sesuatu yang di mana ketika kita menjalankannya kita akan senang dan tidak ada rasa kebosanan di dalamnya ketika melakukannya secara berulang dan terus berulang, biarpun berjam – jam lamanya kita akan nyaman untuk menjalankannya. Setelah saya berhenti dari MLM, saya berpikir saya ingin bisnis / menjual sesuatu yang di mana saya tidak harus ketemu dengan orangnya langsung tapi dapat terjadi penjualan. Maka dari itu saya berpikir telah menemukan passion saya dari mengamati kepribadian saya selama ini yaitu saya orangnya paling senang menghabiskan waktu di depan laptop / atau computer, entah itu main game, nonton film kesukaan, belajar dari youtube, online di social media dan sebagainya, di banding keluar rumah nongkrong dengan hal – hal yang tidak jelas dan tidak penting.

Maka dari situ saya mulai berpikir satu – satunya bisnis yang saya bisa nyaman dan senang menjalankannya yah bisnis online, sebab menjalankannya cuma di depan laptop, dan jarang untuk keluar rumahnya. Saya kemudian mencari idea /bisnis online apa yang tepat, sebab dalam dunia Internet Marketing ada banyak pilihan untuk berbisnis, tidak hanya jualan saya, bisa dari youtube / Blog dengan google adsense, bisa dropshiper, bisa jadi affiliate, bisa jual produk pribadi, dan banyak lagi. Setelah itu saya menemukan iklan di facebook wawancara seorang anak muda yang bernama Albert Leonardo yang berhasil menjual desaign kaos ke luar negeri dengan penghasilan hampir 5 Milliyar, kurang lebih dalam jangka waktu 1 setengah bulan.

Albert Leonardo

Setelah saya memutuskan untuk mempelajarinya maka saya menemukan sesuatu yang sangat luar biasa, sebuah bisnis yang baru saya tahu keberadaannya di dunia Internet Marketing, yaitu kita mendesign kaos melalui website Teespring kemudian kita mempromosikan design kita itu melalui Facebook Ads, dengan menarget pasar Amerika Atau Eropa, lalu ketika terjadi pemesanan sesuai target yang di tentukan maka Perusahaan Teespringlah yang akan mencetak kaos tersebut, mengurus segalanya, mulai dari pencetakan kemudian pengiriman ke rumah kostumer yang telah memesan. Nah dari situ ketika telah terjadi penjualan, maka kita akan mendapatkan profit dalam artian bayaran dari hasil design kita missal harga kaos tersebut / kaosnya 25 Dollar, maka kita akan mendapatkan kisaran dari 9 – 14 dolar / kaosnya.

Saat ini saya ingin mendalaminya lebih dalam lagi dan focus untuk menjalankannya, mempelajari lebih dalam lagi mengenai Facebook ads dan Teespring itu sendiri. Kemarin malam 6 januari 2017, untuk pertama kalinya saya beriklan di facebook mengiklankan hasil design kaos saya dengan budget Rp. 200.000 selama 4 hari dalam artian 1 hari itu Rp. 50.000, dengan mengikuti video bimbingan webinar koh Albert Leonardo.

Saya minta doa anda sekalian semoga bisnis saya ini kedepannya dapat berjalan lancar, serta dapat bermanfaat terhadap sesama. Amiin..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar