15 Oktober 2020

Saya Akan ‘Pacaran’ Dengan Wanita Ini Jika Sudah Waktunya

    Aku harap kalian yang buka article curhatanku ini, adalah orang – orang yang cerdas, yang tidak ambil kesimpulan hanya dari baca judulnya saja. Berharap kalian membacanya sampai habis dulu, baru ambil kesimpulan.


          Yang kali ini akan aku share saat ini, bisa di katakan ini adalah merupakan salah satu rahasia dari kepribadianku, yang nantinya tidak akan menjadi rahasia lagi ketika kalian sudah membacanya.

 

          Kenapa aku menulis ini..? Sebab akhir – akhir ini diskusi di tempat tongkronganku selalu membahas yang namanya Wanita / Jodoh. Yang di mana akupun kadang cukup sedikit risih, mendengar candaan – candaan bodoh dari teman – teman setongkronganku, yang di mana mereka selalu mencoba menjodoh – jodohkanku dengan wanita A, B, C, dan DLL. Disisi lain itu mungkin wajar –wajar saja, namun yang terburuk ketika mereka berasumsi bahwa aku menyukai sesama jenis, sebab aku tak pernah mau merespon lebih mereka, ketika mereka bertanya “Siapa sebenarnya wanita yang kamu suka..?”

 

          Sebenarnya aku paham bahwa konteksnya hanya sekedar bercandaan, namun meskipun begitu, sampai di katakan penyuka sesama jenis, bukankah itu cukup keterlaluan. Mendengar hal itu saja aku pribadi rasanya jijik dan pengen muntah.

 

Tentu saja aku tidak menanggapi candaan itu di tongkrongan secara berlebihan, sebab masi ingin tetap menjaga yang namanya pertemanan, di sisi lain rasanya juga terlihat ke kanak – kanakan, kalau sampai cuma masalah hal seperti itu aku memusuhi temanku sendiri. So lewat tulisan ini aku ungkapkan rasa kesalku.

 

Pikir kalian ini mungkin terlalu lebay sih, tapi yang namanya rasa kesal, siapa yang tahu penyebabnya..?, Setiap kita pasti punya kesensitifan masing – masing, yang di mana ketika orang lain membahas hal itu, kalian akan cukup merasa kesal.

 

Kembali dari awal, aku pribadi mengerti kenapa banyak orang – orang yang ada di sekelilingku sampai berasumsi atau berpikir demikian, sebab bertahun – tahun bergaul dengan mereka, aku tidak pernah secara spesifik membahas tentang wanita yang aku sukai, ke mereka.

 

Di sisi lain mereka tidak pernah melihatku interaksi lebih terhadap wanita, dalam artian mencoba dekat seperti itu, sebab aku membatasi diri akan hal semacam itu.

 

Sebenarnya aku punya alasan sendiri, mengapa aku membatasi diri untuk tidak terlihat dekat dengan wanita siapapun, dengan rela menerima konsekuensi dan di cap, mungkin oleh banyak wanita, ataupun orang – orang yang ada di sekitarku sebagai sosok yang cuek dan kaku terhadap wanita.

 

Di sisi lain aku sangat menyadari ketika ada wanita yang ingin mencoba mendekat denganku, namun aku memberikan respon yang biasa – biasa saja, dan condong cuek. Terlepas dari niat mereka yang mungkin menyukaiku, ataupun hanya ingin sebatas berteman.

 

Sebelum aku mengatakan alasannya, mengapa aku membatasi diri untuk berinteraksi lebih terhadap wanita, terlebih dahulu aku ingin kalian mengetahui, bahwa aku pribadi membenci yang namanya ‘Pacaran’ yang seperti kita kenal pada umumnya, yakni aktivitas Antara pria dan wanita yang yakin bahwa mereka menyukai satu sama lain, lalu mereka melakukan aktivitas – aktivitas layaknya suami dan istri, pada hal mereka belum melakukan yang namanya pernikahan.

 

Kalau kalian membuka tulisan – tulisan lamaku yang ada di blog ini, maka kalian akan menemukan alasan – alasan mengapa aku tidak menyukai yang namanya pacaran, dan salah satunya yakni dari segi Agama Islam itu sendiri. Kalian yang cerdas dan sadar diri harusnya sudah tahu hal ini.

 

Jadi alasan - alasan mengapa aku membatasi diri, agar tidak berinteraksi lebih terhadap wanita yakni :

1. Sebab aku tidak mau membuat wanita itu baper / atau berharap secara berlebihan kepadaku, begitupun aku ke wanita itu. Karena aku ingin menjaga kesucian wanita itu agar tidak melakukan yang namanya pacaran, untuk suaminya kelak, entah siapa.

2. Sebab aku tidak ingin mencoba menjerumuskan wanita itu pada keburukan/dosa, baik yang di sengaja ataupun tidak seperti zina mata, zina hati, dll. Karena aku sebagai pria, pastinya memiliki hawa nafsu besar terhadap wanita. Dan salah satu cara untuk mengontrol itu adalah dengan membatasi diri, dari melakukan yang namanya interaksi dengan lawan jenis.


Mungkin kalian yang membaca alasan – alasan di atas, ada yang berpikir bahwa aku munafik, atau mungkin aku hanya ingin terlihat baik di mata yang membaca tulisan ini, apapun pikiran atau asumsi kalian sebenarnya itu hak kalian.

Namun perlu kalian ingat bahwa pada faktanya dalam agamaku islam (Agama Islam Kita) interaksi pergaulan Antara pria dan wanita yang bukan mahram itu memang pada dasarnya di batasi.

Untuk lebih detil perihal hadist ataupun larangan – larangannya silahkan klik link - link artikel dari situs – situs terpercaya di bawah ini, sebab aku pribadi tidak punya banyak waktu untuk menuliskannya secara detil.


https://wahdah.or.id/batasan-pergaulan-laki-laki-dan-perempuan-yang- bukan-mahram/

 

https://umma.id/article/share/id/1002/375476

 

Sebelum lanjut aku harap  kalian telah membaca isi article dari kedua link di atas. Kalau malas baca cukup nonton video - video di bawah ini :

 



  
   

 Meskipun memang alasan – alasannya sudah sangat jelas, faktanya masih banyak di Antara kita yang  memang begitu sulit untuk terhindar dari fitnah semacam itu di zaman sekarang, termasuk aku pribadi. Paling tidak aku sudah mencoba sebisaku, dan aku gak peduli kalau banyak yang mengirah bahwa aku orangnya cuek terhadap wanita. Sebab aku punya prinsipku sendiri.

 

Tapi satu hal yang pasti aku gak bakal membuat siapapun wanita yang menjadi jodohku kelak merasakan seperti itu. Dan yang pasti I will always make her happy. Insya Allah.

 

Terus pertanyaannya kapan aku bakal menikah??, tentu kalau di tanya seperti itu, jawabannya sekarangpun aku mau, tapi jawaban yang sesungguhnya tetap hanya Allah yang tahu, di sisi lain masi ada fokus lain yang harus di selesaikan, jadi belum bisa 100% kearah itu. Sembari aku sementara menjalankan fokus yang harus ku selesaikan itu, di sisi lain akupun masi terus belajar untuk memantaskan diri, kearah itu.

 

Semoga Allah Swt, segera menunjukkan jalannya, dan memampukanku, serta memantaskanku untuk dapat segera menikah. Amiin..”

 

Jika memang Allah berkehendak memanjangkan umurku untuk itu, dan jika memang telah tibah waktunya, maka aku bakal langsung mendatangi rumah orang tua wanita itu, untuk meminta restu kepada orang tua / walinya, dengan niat untuk Taarufan kemudian menikahi wanita itu jika sudah sama – sama cocok, Insya Allah semata karena Allah.

 

Kalaupun misal aku kelak datang kerumahnya lalu di tolak oleh orang tua / walinya, maka solusinya simple aku tinggal kerumah orang tua wanita yang lainnya, Kan wanita di dunia ini gak Cuma satu orang, so aku gak ambil pusing, yang penting kita ikhtiar dan berdoa kepada Allah Swt, yakin kita akan mendapatkan jodoh yang terbaik, yang telah Allah siapkan di depan sana.

 

So kesimpulannya sesuai dengan judul di atas aku bakalan ‘Pacaran’ hanya ketika aku telah menikah, dalam artian aku bakalan pacaran dengan Wanita yang kelak menjadi Istriku.

 

Semoga Allah SWT, menjodohkanku dengan wanita yang cantik dan shalihah. Amiin, serta semoga siapapun jomblo yang telah membaca tulisanku ini, aku doakan dapat segera menikah serta di berikan jodoh terbaik oleh Allah SWT. Amiin.

1 komentar:

  1. ��������


    Maafkan aku kk Ardy yg mungkin selama ini telah membuat mu sedih dan risih ������

    BalasHapus